Rabu, 21 Maret 2012

Tanaman Obat Tradisional untuk Panu

Penyakit yang satu ini memang sangat menyebalkan karena membuat kita jadi kurang percaya diri, apalagi pada saat kita beraktivitas berenang. Ih, jadi malu dong :). Panu merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur, sehingga banyaj juga yang menyebutnya jamuran.

Panu timbul karena kurangnya kebersihan seseorang sehingga menyebabkan jamur pada bagian kulit tertentu, biasanya ada di bagian punggung. Panu pada kulit berwarna putih dan pucat atau keputih-putihan. Bagi sesorang yang terkena, penyakit ini menyebabkan rasa gatal apabila berkeringat.

Untuk mengatasi penyakit panu, berikut ada resep tradisional dari tanaman obat yang bisa dicoba:


* Daun Jinten

Bahan:
- Daun Jinten 5 lembar
- Bawang Putih 3 butir
- Minyak Kelapa

Cara membuatnya: Bawang Putih dan daun jinten ditumbuk sampai halus, dan tambahkan sedikit minyak kelapa, setelah itu diaduk rata. Gosokkan pada bagian terkena panu 2 kali sehari.


* Lengkuas

Bahan:
- Lengkuas segar 1 ibu jari
- Bubuk belerang

Cara membuatnya: Potong salah satu ujung lengkuas kemudian bubuhkan sedikit bubuk belerang kemudian oleskan pada bagain yang sakit. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Daun Tembakau

Bahan:
- Daun Tembakau secukupnya

Cara membuatnya: Daun tembakau ditumbuk sampai halus, kemudian diole pada bagian kulit yang sakit. Hal ini bisa dilakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Rimpang Lengkuas

Bahan:
- Rimpang Lengkuas 10 gram

Cara membuatnya: paru halus rimpang lengkuas, kemudian di peras. Air perasannya bisa di oleskan pada bagian kulit yang terkena panu. Atau bisa juga dengan cara menggosokkan rimpang lengkuas langsung pada bagian yang sakit secara perlahan.

Semoga bermanfaat (berbagai sumber)

Selasa, 20 Maret 2012

Tanaman Obat Tradisional untuk Penyakit Campak

Campak adalah penyakit virus yang sangat menular. Virus penyakit campak bisa menular lewat pernafasan, misalnya batuk dan bersin. Pada umunya gejala campak ditandai dengan demam dan batuk, dan 3-4 hari kemudian menyusul dengan timbulnya bercak atau bintik merah pada kulit.

Apabila hal ini terjadi pada Anda atau anggota keluarga dirumah ada baiknya untuk mencoba resep obat tradisional dari tanaman obat dibwah ini:

* Bunga Mawar

Bahan:
- Bunga Mawar Segar 15 lembar

Cara membuatnya: rebus bunga mawar dengan 600 cc air sampai tersisa 500 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur selagi hangat.

* Alang �alang

Bahan:
- Alang �alang 50 gram
- Daun Ketumbar 60 gram
- Wortel 150 gram
- Tebu 150 gram
- Gula Batu

Cara membuatnya: Campurkan semua bahan dan rebus dengan 600 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur.

* Daun Biduri

Bahan:

- Daun Biduri seperempat genggam
- Rimpang Kunyit 1 ibu jari
- Daun Asam muda seperempat genggam
- Madu 1 sendok
Cara membuatnya: Cuci daun iduri, kunyit dan daun asam muda kemudian di tumbuk sampai halus. Tambahakan 1 sendok madu dan secangkir air masak. Aduk rata dan kemudian disaring. Airnya diminum selagi hangat dan lakukan 2 kali sehari.

* Daun Pegagan

Bahan:
- Daun Pegagan 60 gram

Cara membuatnya: rebus daun pegagan dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur. Minum air rebusannya selagi hangat.

* Benalu

Bahan:
- 1-2 Batang Benalu
- Adas Pulasari secukupnya

Cara membuatnya: Campurkan kedua bahan dan ditumbuk hingga halus dan berbentuk bedak. Oleskan pada bagian tubuh untuk mempercepat sembuhnya campak

Semoga bisa membantu menyembuhkan penyakit campak Anda.(berbagai sumber)

Senin, 19 Maret 2012

Tanaman Obat Tradisional untuk Keputihan

Wanita umumnya suka yang berlabel putih, tapi si "Putih" yang satu ini memang tidak disukai oleh wanita, yaitu keputihan. Keputihan memang selalu menjadi momok yang sangat mengganggu bagi setiap wanita. Keputihan bisa dialami oleh wanita yang sudah menikah atau pun belum menikah.

Keputihan pada seorang wanita disebabkan oleh peradangan pada organ kewanitaan dan juga gangguan pada hormonal estrogen. Keputihan ini disertai rasa gatal pada organ kewanitaan dan berbau tidak sedap.
Untuk mengobati keputihan, ada beberapa obat tradisional atau tanaman obat yang tepat yang bisa Anda gunakan:

* Daun Sirih
Bahan:
- Daun Sirih 10 lembar
Cara membuatnya: Rebus daun sirih dengan 250 ml, kemudian gunakan air rebusannya untuk membasuh bagian kewanitaan Anda.

* Kulit Delima
Bahan:
- Kulit Delima Kering 30 gram
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Minum airnya selagi hangat secara teratur 2 kali sehari.

* Lidah Buaya
Bahan:
- Lidah Buaya secukupnya
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Kupas kulit lidah buaya, kemudian di blender, setelah itu direbus dengan sambiloto dan tambahakan air secukupnya. Minum airnya secara teratur. Selain itu air rebusan juga bisa digunakan untuk membersihkan bagian kewanitaan.

* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 15 gram
- Bunga Jengger Ayam Kering 15 gram
- Daun Iler Segar 10 lembar
Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600ml air sampai tersisa 200 ml. Saring, kemudian diminum sebelum makan, ampasnya bisa direbus sekali lagi untuk diminum pada sore hari.
Dengan menggunakan obat tradisional inil secara teratur bisa menghilangkan keputihan. Selamat mencoba (berbagai sumber)

Selasa, 14 Februari 2012

Tanaman Obat Alami untuk Pegel Linu

Aktivitas dan kegiatan sehari-hari terkadang membuat badan terasa pegel dan linu, tentunya hal ini membuat Anda merasa tidak nyaman beraktivitas. Pegel linu umumnya terjadi pada daerah pundak, leher, dan bagian lengan.

Rasa pegel ini terjadi karena aktivitas kerja yang terlalu berlebihan, duduk dengan posisi yang tidak benar dan bisa juga kuran olahraga. Akibatnya Otot terasa meregang.

Ada beberapa tanaman obat yang bisa digunakan untuk meredakan dan menghilangkan pegel linu:

* Jahe Merah
Bahan:
- Jahe merah 30 gram
- Kayu Manis 1 Jari
- Cengkeh 10 butir
- Kunyit 20 gram

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 ml air sampai tersisa 200 ml. Dinginkan, saring dan minum selagi hangat.


* Cengkeh
Bahan:
- Cengkeh 10 butir
- Biji Merica 15 butir
- Daun Belimbing Wuluh Muda 30 gram
- Cuka

Cara Membuatnya: Campurkan semua bahan dan digiling sampai halus dan tambahkan sedikit cuka. Kemudian balurkan pada bagian yang terasa pegel.


* Temulawak
Bahan:
- Temulawak 30 gram
- Bunga Mawar Kering 10 gram
- Kencur 30 gram
- Madu
- Jeruk Nipis

Cara Membuatnya: temulawak, Bunga mawar dan kencur dicuci sampai bersih. Rebus dengan 600 ml air hingga mendidih dan tersisa 300 ml. Dinginkan, saring dan tambahkan madu dan sedikit jeruk nipis agar terasa manis. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari.


* Serai
Bahan:
- Serai 60 gram
- Akar Serai secukupnya

Cara Membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, kemudian rebus sampai mendidih dengan air secukupnya. Kemudian gunakan air ini untuk mandi.


* Akar Pohon Turi
Bahan:
- Akar Pohon Turi bunga merah secukupnya

Cara Membuatnya: Giling halus akar pohon turi kemudian, kemudian balurkan pada bagian yang sakit.


Diambil dari berbagai sumber

Jumat, 23 Desember 2011

Tanaman Obat untuk Penyakit Anemia


Kalau Anda sering merasa pusing, lemas dan mata kunang-kunang, bisa jadi itu adalah gejala dari penyakit anemia. Ya, Anemia disebabkan karena kekurangan sel darah merah, hal ini terjadi karena konsumsi makanan yang kurang begizi, menstruasi atau karena keadaan yang menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah banyak seperti luka, atau bersalin.

Hal ini tentunya tidak bagus untuk daya tahan tubuh. Namun ada ramuan atau tanaman obat yang bisa membantu menyembuhkan penyakit anemia.


* Jahe Merah
Bahan:
- Jahe Merah kering 5 gram

Cara membuatnya: cuci bersih jahe merah, potong tipis-tipis, kemudian rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Minum 3 kali sehari, 1 gelas tiap kali minum.


* Bayam merah
Bahan:
- Bayam merah 60 gram
- 1 Kuning telur ayam kampung

Cara membuatnya: cuci bersih Bayam merah, kemudian rebus dengan air secukupnya, sajikan dengan 1 kuning telur ayam kampung. Lakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Jombang
Bahan:
- Jombang 20-30 gram
- jeruk nipis

Cara membuatnya: cuci bersih jombang, kemudian rebus dengan air secukupnya. Tumbuk dan kemudian diperas. tambahkan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum sekali sehari sampai sembuh

* Buah Buni
Bahan:
- buah buni 50 biji
- 2 jari asam kawak
- 1 jari rimpang kunyit
- 1 sendok Madu

Cara membuatnya: cuci semua bahan, kemudian tumbuk sampai halus, masukkan setengah gelas air matang dan 1 sendok makan madu. Aduk rata, kemudian di peras dan saring. Minum 2 atau 3 kali sehari


Diambil dari berbagai sumber

Minggu, 18 Desember 2011

Tanaman Obat Alami untuk Kolesterol Tingggi


Mendengar kata kolesterol, mungkin terbayang bagi kita adalah penyakit. Kolesterol itu sendiri sebenarnya termasuk keluarga lemak. Fungsi kolesterol adalah sebagai zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh disamping zat gizi lainnya seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Namun apabila kolesterol itu berlebih dalam darah, tentunya akan menyebabkan penyumbatan sehingga bisa menyebabkan penyakit stroke, serangan jantung, dan lain sebagainya.

Dibawah ini ada beberapa tanaman obat untuk menurunkan kolesterol yang tinggi


* Seledri
Bahan:
- sebatang seledri

Cara membuatnya: cuci bersih seledri. Kemudian rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih. Kemudian dinginkan dan minum airnya sekali dalam sehari.


* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih Sambiloto. Kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Kemudian saring dan minum airnya sampai habis setelah makan

* Bawang Merah
Bahan:
- Bawang Merah 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih bawang, kemudian iris tipis dan makan bersama nasi. lakukan 3 kali sehari.


* Belimbing Wuluh
Bahan:
- Daun belimbing wuluh secukupnya

Cara membuatnya: cuci bersih daun belimbing wuluh, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari setelah makan.


* Kunyit
Bahan:
- kunyit

Cara membuatnya: cuci bersih kunyit dan iris tipis, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari





berbagai sumber

Senin, 12 Desember 2011

Tanaman Obat Alami untuk Penyakit Cacingan

"Anak ibu cacingan?.." Tentu Tidak!..hehehe. Masih ingat gak ama iklan tv yang satu ini? Ya penyakit cacingan membuat tubuh penderita nya kurus dan perut membuncit.

Penyakit cacingan ini disebabkan oleh telur cacing yang masuk kedalam perut dan menetas menjadi anak cacing yang disebut larva. Takut juga ya membayangkannya. Nah di dalam perut si larva ini nanti akan makan sari makanan, sehingga kita menjadi kurus meskipun kita banyak makannya.

Cacingan biasanya terjadi pada anak-anak yang tidak telaten dengan kebersihan. Biasanya telur cacing bersembunyi dibalik kuku. Jadi potonglah kuku secara teratur dan tetap menjaga kebersihan.

Berikut tanaman obat yang bisa untuk menyembuhkan penyakit cacingan:

* Akar Delima
Bahan:
- 7 gram akar delima

Cara membuatnya: Akar delima cuci bersih dipotong kecil rebus dengan segelas air matang selama 15 menit. Kemudian saring dan minum airnya sampai habis

* Daun Sirih
Bahan:
- 5 buah tangkai daun sirih
- 25 gram temu hitam
- 10 gram biji ketumbar
- 25 gram bangle

Cara membuatnya: Semua bahan di cuci bersih. 5 buah tangkai daun sirih diris tipis. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Biji Jeruju
Bahan:
- biji jeruju 4-6 butir

Cara membuatnya: Biji jeruju ditumbuk halus, kemudian sedih dengan setengah gelas air panas. Dinginkan sebentar terus minum sampai habis. lakukan sekali sehari.

* kelapa
Bahan:
- 1/4 butit kelapa
- 1 buah wortel

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih kemudian diparut, campur dengan segelas air matang. Peras, saring dan minum sebelum tidur

* Krokot
Bahan:
- Krokot Segar

Cara membuatnya: Krokot dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. dan krokotnya dimakan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Biji Pepaya (Obat Cacing Gelang)
Bahan:
- 2 sendok makan biji pepaya
- Madu

Cara membuatnya: biji pepaya dikeringkan, kemudian ditumbuk menjadi halus. Seduh dengan setengah gelas air dan tambahkan sedikit madu. Minum secara teratur 2 kali sehari.


* Daun Pepaya (Obat Cacing Kremi)
Bahan:
- 1 lembar daun pepaya
- 15 gram akar pohon bunga melati

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari

* Bawang Putih (Obat Cacing Kremi)
Bahan:
- bawang putih 3 butir
- 30 gram akar pepaya
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Gula merah dipotong dan semua bahan dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari


Semoga membantu dan bermanfaat. diambil dari berbagai sumber