Tampilkan postingan dengan label bisul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2011

Tanaman Obat untuk Mengobati Bisul

Bisul merupakan infeksi kulit yang paling umum disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bisul biasanya muncul secara tiba-tiba sebagai benjolan merah muda atau merah yang menyakitkan, benjolan terisi dengan nanah dan kulit di sekitarnya juga dapat menjadi merah dan bengkak dalam waktu 24 jam.

Bisul bisa menjadi akut atau penyakit kulit kronis, tergantung pada berapa lama mereka bertahan. Dalam kasus yang jarang terjadi, bisul mungkin pertanda adanya masalah kekebalan yang mendasari penyakit lainnya. Orang dengan diabetes, kanker, alkoholisme atau HIV/AIDS dan orang-orang di kemoterapi sangat rentan terhadap untuk terkena bisul. Bisul kronis berlangsung lebih lama dan disebabkan oleh infeksi parah dan infeksi persisten dan membutuhkan obat dan waktu yang lama untuk menyembuhkan.

Bisul umumnya hasil dari infeksi lokal dan dapat diobati dengan aplikasi topikal sederhana. Mereka hanya bertahan selama beberapa minggu dan dapat diobati dengan menggunakan obat yang dapat Anda temukan di rumah Anda.

Tanaman herbal pada kenyataannya membantu dalam memulai proses penyembuhan kulit yang terinfeksi dengan cara alami dengan sedikit efek samping. Berikut ini cara mengobati bisul secara alami :

1. Bawang putih dan bawang putih
Bawang putih dan bawang merah telah terbukti paling efektif di antara beberapa obat herbal yang ditemukan bermanfaat dalam pengobatan bisul. Anda dapat menerapkan jus bawang putih atau bawang merah dalam rangka untuk mempercepat proses pematangan bisul sehingga memungkinkan nanah dari bisul mengalir keluar dan cepat mengering. Anda juga dapat menerapkan campuran yang mengandung jumlah yang sama dari bawang merah dan bawang putih pada permukaan bisul. Anda juga dapat menyertakan 2 atau 3 buah bawang putih dalam diet Anda untuk memastikan penyembuhan bisul.

3. Sayuran pare
Kita dapat menggunakan sayuran pare untuk bisul pengobatan. Pare yang biasanya mempunyai rasa pahit merupakan obat yang efektif untuk bisul. Secangkir jus segar dari sayuran ini, dicampur dengan satu sendok teh air jeruk nipis dapat diminum setiap hari secara teratur selama beberapa bulan untuk mengobati bisul.

3. Kunyit
Kita juga bisa menggunakan kunyit untuk pengobatan bisul. Menerapkan bubuk kunyit pada bisul dapat mempercepat proses penyembuhan bisul. Dalam kasus bisul yang baru tumbuh, anda dapat membakar beberapa akar kunyit, melarutkan abu dalam semangkok air dan kemudian menerapkan di atas area yang terkena. Solusi ini membantu bisul matang dan pecah.(sumber:nuryanti.info)

Rabu, 02 Maret 2011

Khasiat Buah Pare dan Cara Meramunya


Tanaman satu ini terkenal karena buahnya yang pahit. Toh, meski pahit, tanaman pare ternyata memiliki banyak khasiat. Tanaman satu ini memang pahit. Tapi, di balik rasa pahit itu ternyata tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Coba perhatikan kandungan kimia yang terdapat pada tanaman pare. Buahnya mengandung albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.

Tanaman pare (Momordica charabtia) berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau.
Ada sederetan penyebutan nama tanaman pare, misalnya: paria, parea, pepareh, popare, papari, pepare, pariane, kambeh, paya, prieu, foria, pariak, paliak, truwuk, paita, poya, pudu, pentoe, beleng-gede, pania, pepule, kakariano, dan taparipong. Ini menunjukka, tanaman pare sudah tersebar di pelosok daerah. Hanya saja, masih banyak belum diketahui, pare ternyata bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit maupun meningkatkan kesehatan manusia.

Pare tergolong tanaman semak semusim, yang hidupnya menjalar atau merambat, dengan sulur berbentuk spiral. Daunnya tunggal, berbulu, berbentuk lekuk tangan, dan bertangkai sepanjang 10 cm. Bunganya berwarna kuning-muda. Batangnya masif mempunyai rusuk lima, berbulu agak kasar ketika masih muda, namun setelah tua gundul, warna hijau. Buahnya buni, bulat telur memanjang, warna hijau, kuning sampai jingga, dan rasanya pahit. Biji keras, warna cokelat kekuningan.

Apa saja kegunaan tanaman pare?

Khasiat Buah
1. Disentri

Sediakan 2 buah pare segar, cuci lalu potong-potong. Tambahkan seperempat gelas air bersih, lalu diblender. Seduh dan peras. Silakan diminum 2 kali sehari.

2. Kencing Manis

Ambil 2 buah pare, cuci dan lumatkan. Tambahkan setengah gelas air bersih. Aduk dan peras. Minum sehari sebanyak 1 ramuan. Diulang selama 2 minggu.

3. Penambah ASI

Ambil 1 buah pare, cuci bersih, lalu rebus beberapa menit. Dipakai sebagai lalap.

4. Bisul

Buah pare dipakai sebagai obat luar. Ambil 1 buah segar lantas dilumatkan. Borehkan pada bagian yang terkenal bisul.

5. Bronkhitis

Sediakan 2-3 buah pare, lalu diambil sarinya. Berikan 1 sendok makan madu. Minum sekali sehari. Lakukan selama 3 bulan. Resep ini juga baik untuk menyembuhkan anemia, radang perut, sakit pada hati, nyeri haid, reumatik, dan melangsingkan tubuh.

Khasiat Daun
1. Bisul dan cacing kremi

Sediakan 1 genggam daun segar, diberi seperempat cangkir air bersih, lalu blender. Saring dengan kain kasa. Jika perlu, tambahkan sedikit garam, gula aren secukupnya, dan jeruk nipis. Minum sekali sehari seperempat cangkir. Lakukan selama 1 minggu.

2. Demam nifas

Ambil 3 daun pare segar, cuci bersih, dan lumatkan. Tambahkan segelas air dan sedikit garam, lalu seduh. Peras dan saring, lalu minum 2 kali sehari sebanyak setengah gelas.

3. Penambah ASI

Sediakan 2 daun pare lalu panaskan beberapa saat. Kompreskan pada payudara.

4. Sakit pada hati

Sediakan 6 gram daun pare segar, 5 gram rimpang temulawak, dan 110 ml air. Didihkan semua bahan selama 15 menit, lalu saring dengan kain kasa, dan peras. Minumlah sekali sehari. Ulangi selama 2 minggu.

5. Rambut Subur

Ambil beberapa helai daun pare segar, cuci bersih lalu remas-remas. Cukup dioleskan ke kulit kepala anak.

6. Batuk

Pilihlah 7 daun pare segar, lantas seduh dengan 2 sendok makan air bersih. Setelah itu, peras dan saring. Minum 2 kali sehari.

7. Bekas luka

Cuci bersih segenggam daun pare segar, lalu lumatkan. Tambahkan air panas sedikit, lalu peras. Campur air perasan dengan 2 sendok makan tepung beras, lalu aduk sampai merata. Borehkan pada bagian bekas luka setiap hari.

8. Wasir

Ambil 5 daun pare segar, tambahkan seperempat gelas air, didihkan dan peras. Ambil 3 sendok air perasan ini, lalu dicampur dengan segelas yoghurt cair. Minum setiap pagi.

9. Kemandulan

Sediakan 27 gram sari daun pare segar, 7 butir lada hitam, 3 siung bawang putih, dan 27 gram gula jawa. Semua bahan dilumatkan, lalu tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum air perasan setiap hari selama 3-4 bulan.

10. Penyakit kulit

Buatlah 1 cangkir sari daun pare. Caranya, ambil 3 helai daun pare ditambah satu setengah cangkir air. Didihkan dan peras. Campur air perasan berupa sari ini dengan sesendok air jeruk. Minum sekali sehari.

11. Rabun malam

Sari daun pare dioleskan di sekitar mata.

Khasiat Akar
1. Disentri Amoeba

Ambil segenggam akar pare, tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum sekali sehari.

2. Ambeien

Ambil akar pare, cuci bersih, lantas lumatkan. Oleskan ramuan ini pada ambeien.


Kandungan gizi buah pare dalam 100 gram:

No. Kandungan gizi Jumlah

1. Kalori 29,00 kal
2. Protein 1,10 gr
3. Lemak 0,30 gr
4. Karbohidrat 6,60 gr
5. Kalsium 45,00 mg
6. Fosfor 64,00 mg
7. Zat besi 1,40 mg
8. Vitamin A 180,00 SI
9. Vitamin B 0,08 mg
10. Vitamin C 52,00 mg
11. Air 91,20 gr


sumber: apotik-online.blogspot.com