Tampilkan postingan dengan label manfaat garam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat garam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2011

Larutan Air Garam untuk Gejala Flu


Cuaca tidak menentu seperti sekarang: kadang sangat panas, sebentar kemudian hujan deras, seringkali memengaruhi kondisi tubuh kita. Anda sudah melakukan berbagai hal untuk mengantisipasi datangnya flu, seperti istirahat yang cukup, makan yang sehat, banyak minum air putih, dan rutin berolahraga. Namun, tanda-tanda flu tetap saja muncul, dari tenggorokan mulai perih, bersin-bersin, hingga badan meriang.

Para ahli belum lama ini mengungkapkan resep tradisional lain yang mungkin Anda lupakan: berkumur dengan air garam. Cara ini sebenarnya sudah dilakukan sejak berpuluh tahun lalu, dan tidak hanya mampu meringankan gejala flu, tetapi juga membantu mencegahnya.

"Larutan garam bisa menarik kelebihan cairan dari jaringan yang meradang di tenggorokan, sehingga membuatnya tidak begitu sakit," papar Dr Philip T. Hagen, pemimpin redaksi Mayo Clinic Book of Home Remedies yang akan terbit Oktober ini, seperti dikutip harian The New York Times.

Berkumur juga akan mengencerkan lendir yang kental, yang bisa menghilangkan iritasi seperti alergen, bakteri, dan jamur, dari tenggorokan. Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Preventive Medicine, orang yang berkumur dengan air garam secara rutin juga akan mengalami penurunan infeksi saluran pernafasan bagian atas sebesar 40 persen (dibandingkan dengan yang tidak berkumur).

Untuk mulai menerapkan kebiasaan ini, coba tuangkan setengah sendok teh garam ke dalam air hangat, dalam gelas berukuran sedang. Setelah itu, berkumurlah selama beberapa detik.

Berikut berbagai manfaat lain dari Air Garam selain batuk dan Flu

Air garam untuk Berendam
Berendam air garam membantu melepaskan racun dari tubuh. Untuk mandi dan sekaligus detox, Anda bisa menggunakan garam Inggris, garam laut, atau garam dari Laut Mati. Cara-cara ini akan membantu menambah proses detoxifikasi melalui keringat.

Air garam untuk di minum
Oralit adalah larutan untuk mengobati diare. Bila tidak ada oralit, dapat juga digunakan larutan gula-garam, yaitu dua sendok teh gula dan setengah sendok teh garam dapur dilarutkan ke dalam satu gelas air matang. Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi

Air garam untuk sakit gigi & mengurangi radang gusi
Adapun teknik dan cara pembuatan larutan garamnya adalah
dengan mencampurkan garam dapur sebanyak 3,75 gram kedalam 250 ml air aquades hangat atau setara dengan segelas air minum biasa.
Kemudian dikocok dengan sendok sampai larut secara merata. Berkumur dilakukan selama 1 menit dengan mengganti obat kumur sebanyak dua kali'

Berkumur dengan menggerakkan otot-otot pipi, bibir dan lidah secara maksimal, setelah berkumur usahakan untuk tidak makan, minum atau berkumur dengan larutan lain selama �1 menit. Hal ini bertujuan agar larutan garam tersebut dapat bereaksi lebih lama terhadap jaringan yang meradang.

Berkumur tersebut dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari yaitu pagi setelah makan dan malam sebelum tidur selama batas waktu yang tidak ditentukan.
Selama penggunaan kemungkinan akan menimbulkan beberapa efek samping seperti rasa mual untuk beberapa orang yang sensitif dengan rasa asin, dan bisa juga menimbulkan iritasi ringan dalam rongga mulut jika konsentrasinya terlalu tinggi.

berbagai sumber

Rabu, 14 Oktober 2009

Enyahkan ISPA dengan Terapi Garam


GARAM tidak hanya berfungsi sebagai penguat rasa makanan dan sumber yodium tetapi juga efektif meredakan berbagai penyakit mulai dari jerawat, gejala asma, hingga bronkitis (radang saluran pernapasan). Garam ini tidak hanya dikonsumsi secara langsung tetapi juga dengan cara halotherapy, yaitu sebuah terapi dengan partikel-partikel garam di dalam sebuah kamar yang sudah didisain khusus.

Terapi ini diadaptasi dari sistem pengobatan Yunani di mana pasien yang sakit dimasukkan ke dalam gua garam untuk mendapatkan penyembuhan. Udara bersih dan murni di "gua" garam diyakini memiliki efek penyembuhan. Selain itu, getaran resonansinya akan mengaktifkan kekuatan penyembuhan di dalam tubuh.

Saat tubuh pasien sakit dan kekurangan frekuensi alaminya, garam diyakini bisa memulihkan keseimbangan. Frekuensi penyeimbang dari garam ini akan mengisi kembali kekurangan energi tubuh. Menurut para peneliti, faktor penyembuh yang terdapat dallam garam, aerosol sodium klorida bekerja dengan membunuh bakteri dan jamur jahat pada saluran pernafasan serta mencegah proses peradangan. Dan, terapi ini, lanjut peneliti, efektif meredakan gejala-gejala berbagai penyakit termasuk asma kronis, bronkitis, pneumonia, bronchiectasis, batuk, sinusitis, alergi musiman, atopic dermatitis, serta gangguan kulit seperti eksem dan psoriaisi.


Bagimana prosesnya? Anda tentunya tidak perlu lagi mencari gua garam seperti zaman dahulu. Pakar kesehatan telah mengembangkan kamar yang didisain menyerupai kondisi gua garam di masa Hippocrates. Sepanjang terapi, pasien diminta menghirup aerosol garam yang secara terus-menerus akan disemprotkan ke udara. Aerosol garam ini terdiri dari partikel-partikel garam kecil dan kering, yang sebelumnya telah dihaluskan dengan mengggunakan generator garam khusus. Partikel-partikel aerosol kecil ini selanjutnya akan masuk ke setiap sudut saluran pernafasan dan menumpuk di permukaan, menghancurkan bakteri dan jamur.

Cara ini dinyatakan efektif untuk meredakan asma dan bronkitis yang dipicu oleh gangguan pembersih mucus. Gangguan yang memicu penumpukan mucus di saluran pernafasan. Hal ini juga dibuktikan oleh studi dari Rusia. Studi ini melibatkan 124 pasien berusia 16-62 tahun. Partisipan menderita berbagai gangguan penyakit paru-paru kronis (87 orang menderita asma bronkial, 26 orang menderita bronkitis kronis, 6 orang menderita bronchiectasis dan 5 pasien menderita cystic fibrosis.) Semua pasien diobati di dalam kamar garam. Masing-masing pasien menjalani satu sesi selama satu jam setiap harinya selama 10-20 hari.

Hasilnya, semua pasien melaporkan mengalami perbaikan setelah terapi. Pasien sama sekali tidak mengalami perburukan penyakit mulai dari bulan ke-3 hingga ke-12 setelah terapi. Rata-rata pasien mendapatkan remisi sebanyak 7,6 bulan. Selain itu, sebagian besar pasien (60%) tidak lagi menggunakan obat-obatan medis setelah menjalani terapi.

mediaindonesia.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Pertolongan Pertama Pada Sakit Gigi


Di antara penyakit ringan hingga berat, sakit gigi adalah yang paling menjengkelkan bagi kita. Betapa tidak, Anda jadi sulit menikmati makanan yang ada di dalam mulut Anda. Sedikit saja si gigi yang sedang sakit itu tersentuh, ah rasanya bagaikan dijatuhi beban puluhan ton.

Walau tergolong penyakit yang termasuk ringan, sebaiknya Anda tidak meremehkannya. Mengapa? karena di dalam gigi juga tertanam syaraf-syaraf penting yang berhubungan langsung dengan otak dan indera lainnya. Jadi segera obati gigi Anda jika ia mulai sakit.
Untuk langkah cepat dan hemat waktu, beberapa obat pereda rasa sakit mungkin menurut Anda akan banyak membantu. Padahal fakta mengatakan bahwa jenis obat tersebut akan memunculkan kekebalan tersendiri pada tubuh. Dan akhirnya malah ketika rasa sakit itu datang, Anda kecanduan untuk mengonsumsi obat kimia tersebut. Ya tentu saja itu tidak baik untuk kesehatan Anda.

Kembali ke alam dan nikmati perawatan secara alami oleh beberapa bahan alami yang mudah Anda temui bahkan di dapur Anda. Hmm...apa saja sih obat-obat mujarab tersebut?


Massage es balok
Es balok siap membantu meringankan sakit gigi Anda. Ah yang benar? bagaimana bisa hilang jika dinginnya saja membuat Anda ngilu? Ikuti triknya di sini, ambil sepotong kecil es balik dan letakkan di antara jari telunjuk dan ibu jari. Pijat perlahan di bagian tersebut, nah kini bisa Anda rasakan perlahan rasa sakit itu mulai hilangkan?

Pemijatan nyaman oleh si es balok menyentuh sel-sel syaraf yang terdapat di sekitar ibu jari dan telunjuk. Pemijatan yang dilakukan si es balok langsung ke pusat syaraf, sehingga 60 - 90% rasa sakit yang Anda rasakan cepat menghilang. Lebih aman daripada pereda sakit kan?

Bawang putih
Potong halus si bawang putih (1 siung bawang putih), kemudian taburkan sedikit garam. Kunyah di daerah yang sakit dan tak lama kemudian rasa sakit di gigi Anda akan menghilang perlahan. Anda juga boleh menggunakannya sebagai terapi untuk memperkuat struktur tulang gigi Anda.

Bawang merah
Tak hanya si bawang putih, namun bawang merah juga mampu meringankan rasa sakit gigi Anda. Selain itu, kandungan enzim dalam bawang merah dapat membantu membunuh kuman-kuman jahat di dalam mulut.

Jeruk nipis
Peras sari jeruk nipis, pulaskan pada bagian gigi yang sakit sesendok demi sesendok setiap 10 menit sampai sari jeruk tersebut habis. Selain kaya akan vitamin C, sari jeruk tersebut juga berfungsi sebagai pereda sakit gigi Anda.

Minyak cengkeh
Anda mungkin tahu bahwa cengkeh adalah salah satu komposisi penyusun rokok. Namun berbeda dengan cengkeh tersebut, sari minyak cengkeh sangat manjur untuk menyelamatkan gigi Anda dari serangan rasa ngilu. Caranya mudah, oleskan minyak cengkeh pada gigi Anda dengan bantuan kapas.

Garam
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi garam secara langsung, bukan karena efek samping, namun rasanya tentu sangat asin bukan? Namun di balik rasa asin ini, kandungan yodium yang tinggi juga meringankan ngilu gigi. Caranya mudah, taburkan garam dalam segelas air mineral hangat. Aduk kemudian gunakan sebagai sarana mouthwash. Berkumurlah setidaknya sampai Anda merasa cukup nyaman dan tak terlalu tersiksa oleh rasa sakit gigi.




Resep-resep jitu tersebut memang sangat sederhana, namun jangan pernah meremehkan khasiatnya ya. Dalam beberapa langkah sederhana saja, obat-obatan alami tersebut mengusir rasa sakit tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

artikel-kesehatan-online.blogspot.com

Senin, 05 Oktober 2009

Manfaat Garam Bagi Kesehatan Gigi Anda


Garam ternyata tak hanya bermanfaat sebagai penyedap rasa. Butiran mungil berwarna putih itu juga bisa digunakan untuk kesehatan mata dan gigi. Bagi Anda yang inigin tahu apa saja manfaat nya, simak manfaat garam di bawah ini:

1. Pembasuh Mata.Untuk meredakan sakit mata, dalam keadaan darurat gunakan air garam untuk membasuh mata. Bila keluhan tak berkurang, segeralah memeriksakannya ke dokter mata.

2. Obat Kumur. Air hangat yang telah dibubuhi sedikit garam merupakan pencuci mulut yang efektif. Begitu juga bila terkena radang tenggorokan. Masukkan sedikit garam ke dalam air panas, aduk perlahan lalu gunakan sebagai obat kumur.

3. Gigi Putih. Gigi yang terlihat kusam akan kembali cemerlang dengan cara menaburkan garam kering ke ujung bulu-bulu sikat gigi Anda saat akan menggosok gigi.

4. Sikat Gigi Awet. Merendam sikat gigi yang masih baru dalam larutan air garam akan membuat sikat gigi menjadi lebih awet dipakai.

Semoga bermanfaat bagi Anda

kompas.com