Rabu, 14 Oktober 2009

Khasiat Buah Melon


Banyak orang mengira bahwa minuman dingin jus hanya sekadar pelepas dahaga di teriknya matahari. Namun tahukah anda bahwa jus memiliki segudang manfaat, mulai dari jus buah buah segar hingga jus sayuran. Edisi ini akan mengupas seberapa jauh manfaat buah Melon. Cucumis melo nama latin dari Melon dari berwarna kuning dengan biji yang kecil kecil, dengan rasa manis pastinya membuat air liur menetes.



Khasiat dari Buah Melon jika dikonsumsi akan membantu pembuangan sisa makanan, jadi BAB akan lebih lancer. Selain itu buah Melon, konon dapat mencegah kanker yang utama adalah, mencegah penggumpalan darah yang dapat mengganggu kerja otot jantung yang akibat berikutnya adalah stroke.



Tapi Melon tidak begitu saja dimakan atau di jus, ada beberapa tambahan agar ramuan jus Melon lebih berkhasiat dan bermanfaat. Untuk meningkatkan khasiat jus Melon ditambahkan sari jeruk nipis, madu sebagai pemanis, sari jahe dan air dingin atau es batu. Cara membuatnya sih mudah saja, pertama diperas dulu jeruk nipis, cukup 2 sendok sarinya, terus parut jahe kemudian peras hingga keluar sarinya, juga 2 sendok. Kemudian masukan semua bahan bahan tersebut kedalam blender, jangan lupa madunya 2 sendok saja.


Nah, jadi deh yang namanya jus Melon berkhasiat, jika diminum teratur 2 kali dalam seminggu artinya kita sudah mencegah semua penyakit berbahaya menyerang tubuh kita. Mau dicoba? Boleh :)

obat-warisan.blogspot.com

Khasiat Buah Pir


Sebagian besar dari kita pasti pernah mengonsumsi buah pir. Namun, hanya sedikit dari kita yang mengenal buah pir sebagai buah yang mempunyai nilai gizi tinggi. Seorang sastrawan yang sangat terkemuka, Homer dalam The Odyssey bahkan menyebut buah pir sebagai �hadiah dari Tuhan�. Pada masa Louis XIV berkuasa di Perancis, buah pir merupakan salah satu makanan para bangsawan.

Buah pir termasuk dalam genus Pyrus dan family Rosaceae. Seperti halnya buah apel, buah pir termasuk juicy fruit karena kandungan airnya yang sangat tinggi. Buah ini mempunyai berat rata-rata 160 gram dengan panjang 18 cm dan lebar 8 cm. Karakternya yang membawa kesegaran membuat buah pir sangat digemari konsumen. Berikut ragam kegunaan bila kita mengkonsumsi buah pir:




Kendalikan Tekanan Darah

Buah pir tergolong tanaman yang mempunyai nilai gizi yang cukup baik, di antaranya adalah kalium, serat pangan (dietary fiber), vitamin C, vitamin K, dan tembaga. Menurut The George Mateljan Foundation (2006), kandungan serat pangan pada buah pir termasuk dalam kategori baik. Konsumsi satu buah pir telah memenuhi 19,8 persen kebutuhan tubuh akan serat pangan setiap hari.

Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, kandungan serat pangan pada buah pir juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Konsumsi serat dalam jumlah cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus.

Kandungan serat dan tembaga pada buah pir juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kandungan serat yang tinggi menjadikan buah pir juga sangat baik bagi penderita diabetes.



Vitamin C dan K

Buah pir merupakan sumber vitamin C yang baik. Konsumsi satu buah pir cukup untuk memenuhi 17 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.

Kandungan vitamin K pada buah pir juga cukup baik. Konsumsi satu buah pir cukup untuk memenuhi 15 persen kebutuhan tubuh akan vitamin K setiap hari.
Vitamin K sangat berguna untuk membantu proses pembekuan darah. Vitamin K mempunyai potensi dalam mencegah penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke, karena efeknya yang dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor timbunan plak kalsium.


Antikanker

Pir mempunyai sejumlah manfaat yang berguna untuk menjaga kesehatan. Selain karena kandungan gizinya yang tinggi, buah pir juga mengandung senyawa-senyawa yang esensial bagi tubuh.

Buah pir mengandung asam klorogenat (chlorogenic acid) yang merupakan salah satu bagian dari asam hidroksi sinamat (hydroxy cinnamic acid). Asam hidroksi sinamat ini berperan sebagai antioksidan yang dapat membendung pembentukan sel kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa asam tersebut mampu mencegah pertumbuhan bakteri Shigella sonnei, yang menjadi penyebab penyakit pada saluran pencernaan.

Asam hidroksi sinamat juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kemampuan tersebut dimiliki karena asam itu dapat mengikat nitrat di dalam perut, sehingga menghambat terbentuknya nitrosamin. Nitrosamin merupakan senyawa karsinogenik (penyebab kanker) yang sangat potensial di dalam tubuh.

ngobrolaja.com

Manfaat dan Khasiat Buah Mangga


Setiap orang pasti mengenal buah ini. Bentuknya bulat, warnanya dagingnya kuning, warna kulitnya umumnya hijau, dagingnya juga ada yang bersemburat merah dan rasanya manis. Buah ini tidak hanya disukai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Mangga (Mangifera indica) adalah buah tropis. Ketika masih mentah (muda), buah ini pun banyak dicari untuk rujak dan dicari oleh wanita yang hamil.

Buah Mangga adalah tanaman buah asli dari India. Namun kini, tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Tanaman mangga bisa tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah dan berhawa panas. Tapi, ada juga juga yang bisa tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian hingga 600 meter di atas permukaan laut.

Mangga memiliki banyak varietas. Ada yang menyebutkan, setidaknnya terdapat 2.000 jenis mangga di dunia. Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, buah mangga ternyata juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Sebab buah ini mengandung zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Khasiat mangga :


* Para ahli meyakini mangga adalah sumber karotenoid yang disebut beta crytoxanthin, yaitu bahan penumpas kanker yang baik.
* Mangga juga kaya vitamin antioksidan seperti vitamin C dan E. Satu buah mangga mengandung tujuh gram serat yang dapat membantu sistem pencernaan. Sebagian besar serat larut dalam air dan dapat menjaga kolesterol agar tetap normal.
* Mangga memiliki sifat kimia dan efek farmakologis tertentu, yaitu bersifat pengelat (astringent), peluruh urine, penyegar, penambah napsu makan, pencahar ringan, peluruh dahak dan antioksidan.
* Kandungan asam galat pada mangga sangat baik untuk saluran pencernaan. Sedangkan kandungan riboflavinnya sangat baik untuk kesehatan mata, mulut, dan tenggorokan.
* Mangga pun berkhasiat membantu menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya radang kulit, influenza, asma, gangguan pengelihatan, gusi berdarah, radang tenggorokan, radang saluran napas, sesak napas dan borok. Selain itu juga bisa mengatasi bisul, kudis, eksim, perut mulas, diare, mabuk perjalanan, cacingan, kurang nafsu makan, keputihan, gangguan menstruasi, hernia dan rematik.



Cara Mengatasinya :

* Untuk mengatasi radang kulit yang digunakan adalah kulit buah mangga. Caranya, 150 gram kulit buah mangga dimasak dengan air secukupnya hingga mendidih. Dalam kondisi hangat, air rebusan ini dipakai untuk mencuci bagian kulit yang mengalami sakit atau peradangan. Ramuan ini juga bisa digunakan untuk mengatasi eksim.

* Penyakit influenza juga bisa diatasi dengan buah ini. Caranya, 200 gram daging buah mangga ditambah 10 gram jahe, dan dua batang daun bawang putih. Bahan-bahan ini direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc. Kemudian airnya disaring dan diminum selagi masih hangat.

* Mereka yang biasa mabuk perjalanan juga bisa memanfaatkan mangga untuk mengatasinya. Caranya, mangga yang sebelumnya dikeringkan lalu direbus dengan air secukupnya. Setelah hangat, tambahkan madu secukupnya dan 10 cc air jeruk nipis lalu diaduk hingga rata. Selanjutnya ramuan ini diminum selagi hangat.

semoga bermanfaat ya.

kabarinews.com

Khasiat dan Manfaat Buah Pepaya


Setiap bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker. Ini karena lebih dari 50 asam amino yang terdapat di dalamnya.

Buah pepaya memiliki kadar serat yang tinggi. Itu sebabnya saat mengalami sulit buang air besar, pepaya adalah buah yang pas untuk dikonsumsi. Tentu, khasiat buah pepaya tak hanya pada buahnya saja.

Linda misalnya. Ibu rumahtangga yang tinggal di Jakarta ini pernah membuat ramuan alami untuk mengatasi gejala cacingan pada anaknya yang berusia 3 tahun dengan memanfaatkan akar kering pepaya dicampur dengan bawang putih. Hasilnya tak kalah dengan obat cacing yang banyak dijual di toko.

Munaroh, juga ibu rumah tangga, pernah merasakan manfaat daun pepaya untuk menambah nafsu makan anaknya yang sempat menurun setelah sempat sakit. Hasilnya lumayan, berkat ramuan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir, yang kemudian diblender, dan disaring, guna diambil airnya untuk diminumkan, nafsu makan anaknya jadi bertambah.




Kandungan Papain

Buah, daun, dan akar pepaya memang dapat dimanfaatkan mencegah gangguan ginjal, sakit kantung kemih, tekanan darah tinggi dan gangguan haid. Sementara biji pepaya bermanfaat mengobati cacing gelang, gangguan pencernaan, masuk angin, dan diare.

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journol Society of Biology, yang menyatakan papain bersifat antitumor atau kanker.

Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Mereka bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.

Selama ini getah pepaya yang terdapat pada daun memang lebih dimanfaatkan untuk pengempukan daging dengan cara membungkus daging mentah dengan daun tersebut selama beberapa jam dalam suhu kamar. Selain itu, daun pepaya dapat langsung digosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.


Bentuk Kemasan

Di beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Saat ini getah yang terdapat dalam daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging banyak dijual dalam bentuk kemasan di supermarket atau di toko bahan kimia.

Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi beberapa bagian.

Dalam buku Tanaman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan, pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.

Jika selama ini Anda termasuk penggemar buah pepaya, tentu sepakat bahwa manfaat dan nilai gizinya bagi kesehatan sangatl�h besar. Tidak sekadar memiliki serat tinggi, pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C nya lebih tinggi dari pada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Hebatnya lagi, kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat proses pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh.

Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.

Meramu Idola Sepanjang Musim

Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga pepaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam keluhan. Tak heran, pepaya bisa disebut sebagai buah idola sepanjang musim.

Berikut beberapa contoh meramunya:


BIJI

Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.

Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

AKAR

Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram dan air 100 ml. Bahan dipotong potong kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.

Sebagai minuman penyeg�r, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bagian tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.

Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.

GETAH

Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.

Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

DAUN

Sebagai pengontrol tekanan darah, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.

Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemUdian didinginkan sebelum siap diminum.

Obat nyeri perut saat haid ambil 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.

BUAH MENTAH

Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid. maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.

BUAH MASAK

Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.


semoga bermanfaat :)

kompas.com

Enyahkan ISPA dengan Terapi Garam


GARAM tidak hanya berfungsi sebagai penguat rasa makanan dan sumber yodium tetapi juga efektif meredakan berbagai penyakit mulai dari jerawat, gejala asma, hingga bronkitis (radang saluran pernapasan). Garam ini tidak hanya dikonsumsi secara langsung tetapi juga dengan cara halotherapy, yaitu sebuah terapi dengan partikel-partikel garam di dalam sebuah kamar yang sudah didisain khusus.

Terapi ini diadaptasi dari sistem pengobatan Yunani di mana pasien yang sakit dimasukkan ke dalam gua garam untuk mendapatkan penyembuhan. Udara bersih dan murni di "gua" garam diyakini memiliki efek penyembuhan. Selain itu, getaran resonansinya akan mengaktifkan kekuatan penyembuhan di dalam tubuh.

Saat tubuh pasien sakit dan kekurangan frekuensi alaminya, garam diyakini bisa memulihkan keseimbangan. Frekuensi penyeimbang dari garam ini akan mengisi kembali kekurangan energi tubuh. Menurut para peneliti, faktor penyembuh yang terdapat dallam garam, aerosol sodium klorida bekerja dengan membunuh bakteri dan jamur jahat pada saluran pernafasan serta mencegah proses peradangan. Dan, terapi ini, lanjut peneliti, efektif meredakan gejala-gejala berbagai penyakit termasuk asma kronis, bronkitis, pneumonia, bronchiectasis, batuk, sinusitis, alergi musiman, atopic dermatitis, serta gangguan kulit seperti eksem dan psoriaisi.


Bagimana prosesnya? Anda tentunya tidak perlu lagi mencari gua garam seperti zaman dahulu. Pakar kesehatan telah mengembangkan kamar yang didisain menyerupai kondisi gua garam di masa Hippocrates. Sepanjang terapi, pasien diminta menghirup aerosol garam yang secara terus-menerus akan disemprotkan ke udara. Aerosol garam ini terdiri dari partikel-partikel garam kecil dan kering, yang sebelumnya telah dihaluskan dengan mengggunakan generator garam khusus. Partikel-partikel aerosol kecil ini selanjutnya akan masuk ke setiap sudut saluran pernafasan dan menumpuk di permukaan, menghancurkan bakteri dan jamur.

Cara ini dinyatakan efektif untuk meredakan asma dan bronkitis yang dipicu oleh gangguan pembersih mucus. Gangguan yang memicu penumpukan mucus di saluran pernafasan. Hal ini juga dibuktikan oleh studi dari Rusia. Studi ini melibatkan 124 pasien berusia 16-62 tahun. Partisipan menderita berbagai gangguan penyakit paru-paru kronis (87 orang menderita asma bronkial, 26 orang menderita bronkitis kronis, 6 orang menderita bronchiectasis dan 5 pasien menderita cystic fibrosis.) Semua pasien diobati di dalam kamar garam. Masing-masing pasien menjalani satu sesi selama satu jam setiap harinya selama 10-20 hari.

Hasilnya, semua pasien melaporkan mengalami perbaikan setelah terapi. Pasien sama sekali tidak mengalami perburukan penyakit mulai dari bulan ke-3 hingga ke-12 setelah terapi. Rata-rata pasien mendapatkan remisi sebanyak 7,6 bulan. Selain itu, sebagian besar pasien (60%) tidak lagi menggunakan obat-obatan medis setelah menjalani terapi.

mediaindonesia.com

Kemangi Ampuh Usir Radang Sendi


KEMANGI yang melengkapi lalapan dan sebagai bumbu pepes, menurut temuan terbaru yang dipublikasikan oleh British Pharmaceutical Conference di Manchester, mengandung antiperadangan kuat yang efektif meredakan sakit pada persendian. Ia tentu saja bukan bukanlah dedaunan yang yang asing bagi kita. Aroma khasnya berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya akan menambah aroma sedap setiap masakan.

Studi menemukan, jika dikonsumsi secara oral, ekstrak dari dua jenis daun kemangi (Ocimum americanum dan Ocimum tenuiflorum) terbukti bisa mengurangi peradangan di persendian hingga 73%, hanya dalam waktu 24 jam.

Salah seorang peneliti Vaibhav Shinde dari Poona College of Pharmacy di India menyatakan bahwa beragam jenis kemangi, dengan rasa dan aroma daun yang segar, terbukti efektif sebagai obat antiperadangan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan akibat radang sendi. "Kami mempelajari kapasitas antiperadangan dari kedua tanaman ini dan menemukan kalau khasiatnya sama dengan diclofenac, obat anti peradangan yang digunakan secara luas untuk mengatasi radang sendi," tuturnya seperti dikutip situs dailymail.


Akan tetapi, berbeda dengan diclofenac dan obat sejenis lainnya, kemangi tidak menimbulkan efek samping berupa iritasi usus dan lambung serta rasa sakit dan sensasi terbakar di lambung. Gejala-gejala ini, terang Shinde, merupakan masalah serius bagi penderita radang sendi yang menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit setiap harinya.

Menurut Shinde, tanamam obat kemangi telah digunakan dalam sistem pengobatan tradisional di India dan Eropa selama berabad-abad. Air rebusan kemangi atau salad kemangi segar telah lama digunakan untuk mengatasi peradangan, mulai dari bronkitis dan asma hingga penyakit kulit dan radang sendi. Selain itu, kemangi juga dinyatakan bisa mencegah diabetes dengan mengurangi kadar gula darah.

Akan tetapi, masih baru kali ini ilmuwan mulai menemukan kandungan apa yang membuat kemangi begitu efektif."Penelitian menemukan kalau eugenol, minyak sumber aroma kemangi, merupakan molekul aktif yang berperan sebagai antiperadangan." Akan tetapi, terang Shinde, kemungkinan masih ada molekul-molekul lain yang turut berperan."Kami sedang mencari, sehingga selanjutnya bisa dikembangkan menjadi obat."

Untuk saat ini, imbuh Shinde, pil ekstrak kemangi belum tersedia di pasaran. Akan tetapi, Anda bisa memanfaatkan efek antiperadangan di dalamnya dengan menambah asupan kemangi dalam diet. Jenis mana yang mempunyai efek paling kuat? Menurut Shinde, variasi kemangi yang tumbuh di Asia memiliki efek antiperadangan yang lebih kuat dibandingkan variasi yang ada di Eropa.

mediaindonesia.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Wortel Mampu Enyahkan Tujuh Penyakit


WORTEL (daucus carota), sayuran umbi nan cantik berwarna jingga ini termasuk banyak digemari karena rasanya manis dan juga memperindah masakan karena warnanya yang sungguh menarik. Selain alasan tersebut ia juga menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar dan mampu mengatasi berbagai penyakit. Pilih wortel yang berwarna agak muda dan terang. Ini menandakan bahwa wortel tersebut masih muda dan segar. Berikut adalah sederet manfaat wortel sebagai tanaman obat yang perlu Anda ketahui.

1. Mengatasi nyeri haid
250 gram wortel cuci bersih lalu potong-potong. Tambahkan sedikit air, lalu blender. Usahakan untuk meminum ramuan ini setidaknya 2 kali dalam sehari.

2. Mengatasi sembelit
Ambil 2 wortel yang masih muda lalu cuci bersih dan parut. Tambahkan 2 sendok makan air matang dan sedikit garam, lalu peras. Minumlah sari wortel tersebut 2 kali sehari.

3. Menghaluskan wajah
Ambil 2 - 3 wortel yang sudah dikupas bersih, lalu cuci dan parut. Kemudian langsung oleskan pada wajah sebagai masker. Tunggu sampai kering, lalu bilas dengan air.

4. Mengatasi hipertensi
Ambil 500 gram wortel cuci bersih kemudian potong-potong, beri sedikit air matang, lalu diblender. Saring, dan minum segera. Usahakan untuk rutin meminum air wortel ini 3 kali dalam sehari.

5. Mengatasi demam pada anak
Ambil 200 gr wortel kemudian cuci bersih. Parut dan peras sampai keluar sarinya. Rebus air perasannya, minum selagi hangat.

6. Mengatasi luka bakar
Wortel ditumbuk hingga halus dan dioleskan pada luka bakar. Lakukan sesering mungkin sampai luka tidak terasa panas.

7. Menyembuhkan batuk
Ambil sebatang wortel lalu bersihkan dan parut. Beri beberapa sendok air panas dan peras. Tambahkan sedikit gula aren, aduk sampai rata. Minum 2 kali dalam sehari.

mediaindonesia.com